Safari Ramadhan di Masjid Nurul Huda, Wawako Markarius Ajak Warga Sulap Pekanbaru Jadi Green City

Safari Ramadhan di Masjid Nurul Huda, Wawako Markarius Ajak Warga Sulap Pekanbaru Jadi Green City
Wakil Walikota Pekanbaru Markarius Anwar - Pekanbaru.go.id

GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Saat momen Safari Ramadhan dimanfaatkan Wakil Walikota (Wawako) Pekanbaru, H Markarius Anwar ST M.Arch, untuk menjalin kedekatan sekaligus mengajak warga berkolaborasi.

Bertempat di Masjid Nurul Huda, Jalan Ronggo Warsito, Markarius memaparkan visi besar mewujudkan Pekanbaru sebagai Green City yang asri dan modern.

Dia didampingi Pj Sekdako Ingot Ahmad Hutasuhut, Wawako menekankan bahwa perubahan besar kota tidak akan terjadi tanpa tangan dingin masyarakatnya sendiri.

Berikut poin-poin penting misi "Pekanbaru Hijau" yang disampaikan Wawako Markarius:

1. Stop Buang Sampah Sembarangan!

Markarius menegaskan bahwa pondasi utama Green City adalah kebersihan. Ia meminta warga untuk disiplin dalam mengelola sampah rumah tangga dan tidak membuang sampah di sembarang tempat.

"Kalau masyarakat masih membuang sampah sembarangan, tentu program Green City ini tidak akan tercapai," tegas Markarius usai kegiatan Safari Ramadhan, Kamis (26/2/2026) malam.

2. Pekanbaru Pimpin Jaringan Internasional IMT-GT

Pekanbaru ternyata bukan pemain lokal dalam urusan lingkungan. Saat ini, Pemko Pekanbaru dipercaya menjadi ketua negara-negara segitiga pertumbuhan Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT).

Melalui wadah ini, ada tiga sektor yang menjadi fokus utama: Lingkungan hidup, transportasi, dan edukasi sekolah.

3. Kabar Gembira: 16 Unit Bus Listrik Segera Mengaspal!

Salah satu terobosan paling dinanti di tahun 2026 ini adalah transformasi transportasi publik. Wawako mengungkapkan Pemko Pekanbaru segera mengoperasikan 16 unit bus listrik.

Bus-bus ramah lingkungan ini akan beroperasi dengan sistem BTS (Buy The Service), yang diharapkan mampu mengurangi polusi udara sekaligus memberikan kenyamanan transportasi bagi warga Pekanbaru.

4. Kelola Sampah Berbasis Komunitas (LPS)

Di bidang lingkungan hidup, pemerintah tidak bekerja sendiri. Markarius menjelaskan telah dibentuk Lembaga Pengelola Sampah (LPS) yang melibatkan partisipasi aktif warga. Tujuannya, agar pengelolaan sampah lebih terorganisir mulai dari tingkat lingkungan terkecil

5. Green School: Sekolah Hijau yang Asri

Edukasi lingkungan juga mulai disuntikkan ke sekolah-sekolah melalui program Green School. Sekolah dianjurkan melakukan penghijauan dengan menanam tanaman obat-obatan hingga buah-buahan.

"Dengan menggalakkan penghijauan di sekolah, maka lingkungan kita akan lebih asri, nyaman, dan aman," tutup Wawako yang juga seorang arsitek ini.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index