PT RAPP Hasut Pemangku Kebijakan Untuk Revisi PP 57 Atas Nama Investasi


Dibaca: 900 kali 
Senin,08 Mei 2017 - 17:23:15 WIB
PT RAPP Hasut Pemangku Kebijakan Untuk Revisi PP 57 Atas Nama Investasi Sumber Photo Jikalahari

GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Perusahaan Hutan Tanaman Industri (HTI) PT Riau Andalan Pulp And Paper (PT RAPP) terus melakukan gerilya untuk menghasut para pihak agar mendesak pemerintah merevisi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 57.

Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 57 Tahun 2016 ini adalah tentang Perubahan Atas PP Nomor 71 Tahun 2014 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Gambut memberlakukan moratorium pembukaan baru atau land clearing pada lahan gambut.

Sebagaimana disampaikan oleh organisasi lingkungan Jaringan Kerja Penyelamat Hutan Riau (Jikalahari), dengan berbagai cara, PT RAPP sudah melakukan hasutan tersebut, sementara di sisi lain perusahaan tersebut terus menggarap sisa hutan dan lahan gambut yang ada di Riau.

“Korporasi HTI dan Sawit bergerilya menghasut asosiasi, akademisi dan pemerintah provinsi agar mendesak Presiden merevisi PP 57 untuk kepentingan investasi,” ungkap Woro Supartinah Koordinator Jikalahari Senin (8/5/2017) saat melakukan konferensi pers dengan awak media.

Dan ditegaskan Woro, ditengah situasi korporasi bergerilya merevisi PP dan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Permen LHK), Jikalahari pada Januari 2017 justru menemukan PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP—APRIL Grup) Estate Pulau Padang terus melakukan penebangan pohon hutan alam, menggali kanal di kawasan gambut dan melakukan penanaman akasia sepanjang 2016.

Baca Juga Organisasi Lingkungan Desak Menteri LHK Segera Cabut Izin PT RAPP

"PT RAPP kembali merencanakan pembukaan kanal baru pada lahan gambut saat KLHK menghentikan sementara operasional PT RAPP paska Nazir Foead, Kepala Badan Restorasi Gambut (BRG) dihadang dan diusir oleh tujuh orang karyawan PT RAPP di Desa Bagan Melibur, Pulau Padang, Kabupaten Kepulauan Meranti" urai Woro.

“Jikalahari  mendatangi areal Nazier Foead (Ketua Badan Restorasi Gambut. Red) dihadang untuk mengecek kondisi hutan alam dan gambut yang rencananya hendak dirusak oleh PT RAPP dengan cara menebang hutan alam tersisa dan mengeruk gambut untuk dijadikan kanal,” kata Woro Supartinah,.

Jikalahari kata Woro melakukan pengecekan dilapangan pada Januari 2017 di areal konsesi PT RAPP Estate Pulau Padang.“Jikalahari menemukan patok dengan cat merah sebagai tanda rencana pembukaan kanal baru, lokasi penemuan patok sesuai dengan peta rencana penggalian kanal baru milik PT RAPP.”

Lokasi rencana pembangunan kanal berada dilokasi terbakar Maret 2016 di areal perkebunan milik masyarakat.

“Ada modus pembakaran sebagai cara untuk mengusir masyarakat untuk selanjutnya dilakukan pembukaangambut untuk dijadikan kanal baru,” tukasnya.

Sementara itu, Corporate Communication Manager PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP), Djarot Handoko saat dihubungi GAGASANRIAU.COM melalui pesan pendek ke telepon genggamnya, Senin sore (8/5/2017) belum memberikan keterangan sehubungan tuntutan organisasi lingkungan ini.

Editor Arif Wahyudi


Akses gagasanriau.com Via Mobile m.gagasanriau.com
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Selasa,06 Februari 2018 - 16:06:49 WIB

    Sebanyak 9 Kecamatan di Kota Pekanbaru Terjadi Kasus Demam Berdarah

    Sebanyak 9 Kecamatan di Kota Pekanbaru Terjadi Kasus Demam Berdarah GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU- Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) terjadi di 9 Kecamatan dari 12 Kecamatan yang ada di Kota Pekanbaru. Diungkapkan pihak Dinas Kesehatan Pekanbaru pihaknya mencatat Kecamatan Payung Sekaki, Tampan,
  • Sabtu,03 Februari 2018 - 23:29:04 WIB

    Dua Hektar Lahan PT RAPP Terbakar, Seorang Warga Diamankan Polisi

    Dua Hektar Lahan PT RAPP Terbakar, Seorang Warga Diamankan Polisi GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Muhammad Sawiruddin alias Udin seorang petani warga Sungai Sangar Desa Pulau Muda Kecamatan Teluk Meranti Kabupaten Pelalawan diamankan polisi. Ia diduga melakukan pembakaran lahan untuk bertani c
  • Selasa,16 Januari 2018 - 16:08:15 WIB

    Antisipasi Kejahatan, Polsek Bukit Raya Patroli Malam Hari

    Antisipasi Kejahatan, Polsek Bukit Raya Patroli Malam Hari GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU -  Kepolisian Sektor (Polsek) Bukit Raya menyatakan bahwa pihaknya rutin setiap malam melakuka patroli di Wilayah Hukum (Wilum) setempat. Patroli ini dilakukan untuk menciptakan keamanan lingku
  • Jumat,05 Januari 2018 - 17:35:39 WIB

    Benarkah Harimau Ini, Yang Menerkam Karyawan PT THIP di Kabupaten Inhil

    Benarkah Harimau Ini, Yang Menerkam Karyawan PT THIP di Kabupaten Inhil GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Nasib naas yang menimpa Jumiati 33 tahun, ia diterkam harimau sumatera hingga tewas. Jumiati adalah karyawan PT. THIP. Kejadiannya d areal Afdeling IV Eboni State Desa Tanjung Simpang Kecamatan Pe
  • Senin,01 Januari 2018 - 22:43:41 WIB

    Komitmen Perangi Narkoba, Granat Inhil Layak Diacungi Jempol

    Komitmen Perangi Narkoba, Granat Inhil Layak Diacungi Jempol GAGASANRIAU.COM, TEMBILAHAN - Meski angka penyalahgunaan Narkoba masih terbilang tinggi di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), namun Komitmen Ormas DPC Granat Inhil dalam upaya membangun masa depan
KABAR POPULER
KANTOR PUSAT:
Jl. Kertama Marpoyan Damai Perum Nusa Indah A48 Pekanbaru, Riau. 28125
Email: [email protected]
DOWNLOAD APP GAGASANRIAU.COM

  
tembilahan situspoker situspoker agenpoker daftarpoker reviewpoker pokerterbaru poker