Daerah

Putus Mata Rantai Covid, Kodim Inhil Gelar Pelatihan Contact Tracer

GAGASANRIAU.COM, TEMBILAHAN - Kodim 0314/lnhil bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten lnhil menggelar pelatihan contact tracer dan PPKM berbasis mikro di wilayah Kabupaten Inhil bertempat di aula Graha Bhakti Kodim 0314/lnhil, Jalan Ahmad Yani, Parit 9, Tembilahan Hulu, Senin (26/04/2021).

Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah atau upaya pemerintah dalam mencegah dan memutus mata rantai penyebaran virus Corona mengingat semakin meningkatnya angka kasus covid 19 di Indonesia. Dengan tujuan untuk membentuk suatu tim croser pelacakan jejak kasus covid 19 dengan melibatkan Babinsa, Bhabinkamtibmas dan Dinas Kesehatan.

Dalam sambutannya, Dandim 0314/lnhil Letkol lnf lmir Faishal yang diwakili oleh Pasi Ops Kodim 0314/lnhil mengatakan bahwa kegiatan ini akan dilaksanakan selama 2 (dua) hari yaitu hari ini dengan hari Kamis mengingat para Babinsa di Koramil tidak bisa hadir semuanya sekaligus maka dibagi menjadi dua gelombang.

Sebenarnya para Babinsa ini bisa mengikuti pelatihan di Puskesmas Desa masing masing, namun nanti jika mereka mengikuti pelatihan ini di Puskesmas masing masing, dikhawatirkan nanti hasilnya tidak satu ide atau berbeda beda pemahaman dan juga tidak serius dalam memahami pelatihan yang diberikan.

"Diharapkan kepada seluruh Babinsa  setelah pelatihan ini dan kembali ke Desa, usahakan dalam pelaksanaan di lapangan selalu berkoordinasi dengan dinas kesehatan ataupun dinas terkait lainya serta mampu mengaplikasikan kegiatan ini di lapangan dengan baik, benar dan tepat sesuai apa yang dilatihkan di pelatihan ini. Baik Babinsa, Bhabinkamtibmas dan dinas kesehatannya semua satu gerakan, semua satu persepsi," papar Pasi Ops. 

Sementara itu, Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Kabupaten lnhil Subowo Rudianto mengatakan bahwa kegiatan ini memang diharuskan bekerjasama dengan Babinsa dan Bhabinkamtibmas untuk melakukan tracking dan tracking contak atau pelacakan kontak erat dari positif covid 19.

"Untuk itu hari ini, atas inisiatif pak Dandim untuk mengumpulkan seluruh Babinsa untuk melakukan sosialisasi terkait dengan bagaimana cara pelacakan dan pelaporan terkait dengan covid 19. Kami juga berpesan setelah pelatihan ini, kita akan berkoordinasi dengan seluruh Puskesmas untuk melakukan pelacakan dan penanganan kasus covid 19," ungkap Subowo. 

Senada dengan itu dr Dwi Lestari Wahyuni mengharapkan kepada seluruh masyarakat Kabupaten lnhil untuk tetap bersabar dan sama sama berusaha melawan pandemi ini dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan.

"Jangan bosan untuk memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. Dapat melakukan aktifitas namun tetap memperhatikan protokol kesehatan. Himbauan saya untuk masyarakat dengan dibentuknya tim intuk pelacakan kasus ini, mohon untuk dibantu dipermudah kerja para tim dengan memberikan informasi yang benar tidak mengada-ngada terhadap tim pelacakan kasus," tuturnya. 

Ia juga mengharapkan untuk para Babinsa dan Bhabinkamtibmas dengan telah dilatih bagaimana cara pelacakan kasus semoga bisa mengaplikasikan dilapangan apa  yang sudah didapat ini sehingga dapat membantu teman teman di piskesmas untuk saling bekerjasama memutus mata rantai penyebaran covid 19 ini.


[Ikuti GagasanRiau.com Melalui Sosial Media]




Tulis Komentar