Pekanbaru Go Digital, Walikota Sebar 1.000 TV dan Wifi Gratis di Masjid hingga RTH

Pekanbaru Go Digital, Walikota Sebar 1.000 TV dan Wifi Gratis di Masjid hingga RTH
Agung Nugroho dan Wakil Walikota Markarius Anwar, menyerahkan bantuan TV ke pengurus Masjid Al Ikram. - Foto Pekanbaru.go.id

GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU — Langkah cerdas dilakukan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru yang resmi memulai program ambisius dalam digitalisasi layanan publik tepat di momentum bulan suci Ramadhan.

Salah satunya program pemasangan 1.000 unit televisi (TV) dan fasilitas internet nirkabel (Wifi) gratis mulai disebar untuk menjangkau masyarakat hingga ke akar rumput.

H. Agung Nugroho, S.E., M.M, Walikota Pekanbaru, menegaskan bahwa pusat penempatan fasilitas ini difokuskan pada rumah ibadah dan ruang publik.

Program ini dirancang bukan sekadar fasilitas hiburan, melainkan instrumen edukasi dan komunikasi dua arah antara pemerintah dan warga.

"Mengapa kami tempatkan di masjid? Supaya Wifi ini bisa dimanfaatkan warga untuk menunjang kegiatan-kegiatan yang positif," ujar Agung di hadapan ribuan jemaah saat Safari Ramadhan di Masjid Al Ikram, Kelurahan Tobek Godang, Sabtu (21/2).

Internet Tanpa Batas di Ruang Publik

Salah satu poin edukatif dari program ini adalah penyediaan akses internet dengan skema unlimited atau tanpa batas kuota.

Agung menjelaskan, selain masjid, fasilitas internet gratis ini juga akan merambah Ruang Terbuka Hijau (RTH) di seluruh penjuru kota.

Langkah ini dipandang sebagai upaya Pemko Pekanbaru untuk memfasilitasi kebutuhan literasi digital masyarakat secara inklusif. 
Dengan akses internet gratis di masjid dan taman, warga diharapkan dapat mengakses informasi pendidikan, keagamaan, hingga urusan administratif secara mandiri dan cepat.

TV Digital: Jembatan Informasi Tenayan Raya

Selain internet, Pemko Pekanbaru menyiagakan TV berukuran 43 inci sebagai media sosialisasi kebijakan. Uniknya, perangkat TV ini memiliki sistem yang terkoneksi langsung dengan Kantor Walikota di Tenayan Raya.

Fungsi utama dari integrasi teknologi ini adalah :

  1. Transparansi Kebijakan: Warga dapat memantau progres pembangunan kota secara real-time.
  2. Edukasi Program. Sosialisasi program layanan kesehatan, pendidikan, dan bantuan sosial dapat tersampaikan tanpa distorsi.
  3. Komunikasi Efektif: Memangkas jarak birokrasi sehingga masyarakat mengetahui rencana pemerintah secara langsung dari sumbernya.

"Sehingga program-program Walikota bisa tersampaikan dengan baik dan dapat dipahami secara utuh oleh warga," pungkas Agung.

Melalui program ini, Pekanbaru berupaya mentransformasi masjid dan RTH tidak hanya sebagai tempat interaksi fisik, tetapi juga sebagai hub informasi digital yang modern dan akuntabel.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index