Puskesmas Sialang Jadi Gedung Hantu : Uang Negara Menguap, Rakyat Inhil Terlantar

Puskesmas Sialang Jadi Gedung Hantu : Uang Negara Menguap, Rakyat Inhil Terlantar

GAGASANRIAU.COM, TEMBILAHAN, -- Awalnya ada harapan bagi warga Dusun Sialang, Desa Sungai Dusun, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) untuk mendapatkan akses kesehatan layak. Kini tersebut terkubur di bawah rimbunnya semak belukar.

Pasalnya Puskesmas Pembantu (Pustu) yang dibangun lima tahun silam dengan dana negara, kini tak ubahnya bangunan hantu yang terbengkalai tanpa aktivitas.

Fasilitas yang seharusnya menjadi garda terdepan pelayanan kesehatan di wilayah terpencil ini justru menjadi monumen kegagalan birokrasi.

Padahal, secara geografis, Dusun Sialang berada jauh dari pusat desa dengan akses infrastruktur yang memprihatinkan.

Hanya Aktif Seumur Jagung

Ironisme mencuat saat warga mengenang masa awal berdirinya Pustu tersebut. Amat, salah seorang warga setempat, mengungkapkan bahwa fasilitas ini sempat beroperasi beberapa bulan dengan peralatan yang tergolong mumpuni.

"Dulu sempat aktif beberapa bulan. Peralatannya juga sudah lumayan lengkap. Kalau ada luka yang harus dijahit atau kasus mendesak lainnya, kami sangat terbantu," ujar Amat dengan nada kecewa, Kamis (26/2) dikutip dari riaupos.jawapos.com.

Namun, napas pelayanan kesehatan di sana hanya seumur jagung. Tanpa alasan yang transparan, operasional Pustu tiba-tiba dihentikan total.

Peralatan medis yang dibeli dengan uang rakyat kini diduga membusuk di dalam gedung yang terkunci.

Indikasi Kerugian Negara dan Pembiaran

Mangkraknya Pustu Dusun Sialang bukan sekadar masalah teknis, melainkan potret nyata pemborosan anggaran daerah. Warga kini mempertanyakan efektivitas perencanaan proyek yang dilakukan Pemerintah Desa hingga Dinas Kesehatan Inhil.

"Kami kecewa. Berapa uang negara yang sudah dihabiskan untuk membangun ini? Kalau memang untuk membantu masyarakat, kenapa sekarang dibiarkan begitu saja?" cetus Amat mempertanyakan akuntabilitas pemerintah.

Jika dibiarkan berlarut, aset negara tersebut dipastikan akan rusak total dan tidak layak pakai, yang secara otomatis memperlebar celah kerugian keuangan negara.

Camat Batang Tuaka Bungkam

Upaya konfirmasi telah dilakukan untuk meminta kejelasan mengenai nasib fasilitas kesehatan ini. Namun, hingga berita ini diturunkan, Camat Batang Tuaka, Suhaimi, masih enggan memberikan keterangan terkait bungkamnya operasional Pustu tersebut.

Sikap diam otoritas setempat seolah mempertegas pengabaian terhadap hak dasar warga Dusun Sialang. Di tengah kondisi darurat medis, warga kini terpaksa menempuh perjalanan jauh dan berbahaya menuju ibu kota desa, sementara gedung Pustu yang mereka dambakan hanya menjadi saksi bisu kegagalan manajemen kesehatan di Indragiri Hilir.

Publik kini mendesak Dinas Kesehatan Inhil untuk melakukan evaluasi total dan segera mengaktifkan kembali fasilitas tersebut sebelum bangunan tersebut benar-benar hancur dimakan waktu.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index