Pengakuan Tersangka Pungli Pegawai Rutan Sialang Bungkuk, Uangnya Bayar Kredit Mobil & Foya-Foya


Dibaca: 573 kali 
Selasa,12 September 2017 - 17:00:52 WIB
Pengakuan Tersangka Pungli Pegawai Rutan Sialang Bungkuk, Uangnya Bayar Kredit Mobil & Foya-Foya Para pelaku Pungli Rutan Sialang Bungkuk saat di Kejati Riau

GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Tiga pelaku Pungutan Liar (Pungli) oknum pegawai Rumah Tahanan (Rutan) Klas II B Sialang Bungkuk Pekanbaru, mengaku uang dari warga binaan yang mereka dapatkan digunakan untuk bayar kredit mobil dan foya-foya.

Pengakuan tersebut terungkap dari mulut tersangka dugaan pungutan liar (Pungli) terhadap warga binaan di Rutan Sialang Bungkuk, Pekanbaru, Riau.

Sebagaimana disampaikan oleh Kepala Seksi Penuntutan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau, Lexy Patarani, usai proses Tahap II (Pelimpahan tersangka dan barang bukti, red) selesai dilakukan, Selasa (12/9/2017) siang. Dalam kasus ini ada tiga orang ditetapkan sebagai tersangka, diantaranya Ta selaku mantan Kepala Pengamanan Rutan dan dua stafnya berinisial RR dan MK.

“Tersangka (Ta, red) kan juga dikenakan TPPU (Tindak Pidana Pencucian Uang) dengan barang bukti mobil Honda Jazz, di mana dana yang diperoleh dari pungli dipakai bayar kredit mobil dan angsuran. Kebutuhan dia ke Jakarta, foya-foya, makan dan yang lain,” ungkap Lexy seperti dikutip dari GoRiau.com.

Ketiga tersangka ini bermasalah hukum terkait perkara penyalahgunaan jabatan sebagai petugas di Rutan Sialang Bungkuk (pungli, red). Sebab itu, mereka akan dijerat Pasal 12 E, Pasal 12 A serta Pasal 11. “Untuk Ta, juga ada pasal terkait TPPU,” ujar Lexy Patarani.

Setelah proses Tahap II selesai, ketiganya langsung dibawa masuk ke mobil tahanan. Selain itu Ta, RR dan MK juga menggunakan rompi tahanan. Rencananya mereka ditahan di Rutan Sialang Bungkuk Pekanbaru. “Tadi memang ada permohonan tidak ditahan di sana (Sialang Bungkuk, red), tapi nanti biar diselesaikan internal oleh pihak Rutan,” pungkasnya.

Kasus dugaan pungli tersebut mencuat pasca kaburnya ratusan tahanan Rutan Sialang Bungkuk pada Mei 2017 lalu. Saat itu disebut, bahwa aksi ini dipicu adanya perlakuan tak manusiawi yang dialami warga binaan, hingga dugaan pungli soal perpindahan sel dan sebagainya.

Sampai sekarang, masih ada seratusan tahanan dan narapidana lagi yang belum tertangkap. Polda Riau memastikan, jajarannya masih melakukan pengejaran terhadap mereka, walau sebagian sudah menyerahkan diri dan ada pula yang ditangkap.

Editor Arif Wahyudi


Akses gagasanriau.com Via Mobile m.gagasanriau.com
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Sabtu,17 Februari 2018 - 17:03:54 WIB

    Operasi Pasar Bea Cukai Tembilahan Amankan 160 Ribu Batang Rokok Ilegal

    Operasi Pasar Bea Cukai Tembilahan Amankan 160 Ribu Batang Rokok Ilegal GAGASANRIAU.COM, TEMBILAHAN-Pengawasan terhadap peredaran rokok ilegal terus digiatkan oleh Bea Cukai Tembilahan. Pada  10-11 Februari 2018, Bea Cukai Tembilahan melakukan operasi pasar di daerah Air molek dan Japura, Indragiri Hulu.&nbs
  • Jumat,16 Februari 2018 - 23:18:24 WIB

    Berbekal Info dari Warga, Polisi Cokok Dua Terduga Pengedar Narkoba

    Berbekal Info dari Warga, Polisi Cokok Dua Terduga Pengedar Narkoba GAGASANRIAU.COM, PASIRPANGARAIAN-Lagi-lagi informasi dari masyarakat ternyata cukup efektif untuk menghentikan upaya peredaran narkoba. Ini buktinya: polisi berhasil membekuk dua terduga pengedar narkoba jenis daun ganja kering asal Tandun Ka
  • Rabu,14 Februari 2018 - 21:34:50 WIB

    PNS Pemprov Riau Dilaporkan ke Polisi Tipu Warga Bantu Masukan Honorer

    PNS Pemprov Riau Dilaporkan ke Polisi Tipu Warga Bantu Masukan Honorer GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Witra Rumaya 32 tahun Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Pemerintahan Provinsi (Pemprov) Riau dilaporkan ke polisi karena menipu dua warga. Modus yang dilakukan Witra menjanjikan korbannya diangkat men
  • Rabu,14 Februari 2018 - 11:57:15 WIB

    Ini Kronologis Tertembaknya Syafrizal Warga Rangsang Kabupaten Meranti

    Ini Kronologis Tertembaknya Syafrizal Warga Rangsang Kabupaten Meranti GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Syafrizal atau akrab disapa Ujang bocah 14 tahun warga Desa Lemang Kecamatan Rangsang Barat Kabupaten Kepulauan Meranti Provinsi Riau tertembak bahunya. Ia tertembak senjata petugas setelah melaku
  • Selasa,13 Februari 2018 - 21:57:13 WIB

    Kuasa Hukum Nyatakan, Dakwaan Poniman Tidak Sah!

    Kuasa Hukum Nyatakan, Dakwaan Poniman Tidak Sah! GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Kuasa Hukum Poniman, Augustinus Hutajulu membeberkan beberapa fakta penting dalam perkara yang menyeret seorang petani karet di Pekanbaru, Riau itu ke pengadilan. Ia membeberkan, surat dakwaan ter
KABAR POPULER
KANTOR PUSAT:
Jl. Kertama Marpoyan Damai Perum Nusa Indah A48 Pekanbaru, Riau. 28125
Email: [email protected]
DOWNLOAD APP GAGASANRIAU.COM

  
tembilahan situspoker situspoker agenpoker daftarpoker reviewpoker pokerterbaru poker