Panwaslu Inhil Dituding Kriminalisasi Pers, Andang: Sama Sekali Kami Tak Berniat ke Arah Itu


Dibaca: 1176 kali 
Selasa,27 Februari 2018 - 16:39:10 WIB
Panwaslu Inhil Dituding Kriminalisasi Pers, Andang: Sama Sekali Kami Tak Berniat ke Arah Itu Diskusi Publik Aliansi Wartawan Inhil.
GAGASANRIAU.COM, TEMBILAHAN-Aliansi Wartawan Inhil (AWI) menuding Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Inhil melakukan pembredelan hingga upaya kriminalisasi terhadap pers dalam konteks penyelenggaraan Pilkada Serentak tahun 2018.
 
Dugaan ini muncul menyusul adanya pemanggilan terhadap salah satu wartawan lokal ihwal pemasangan iklan salah satu pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati yang akan berkontestasi dalam ajang Pilkada serentak mendatang.
 
Penyimpulan atas kesewenang-wenangan Panwaslu tersebut lahir dari hasil pembahasan dalam diskusi publik Aliansi Wartawan Inhil yang terdiri dari beberapa organisasi kewartawanan, seperti PWI, IWO dan AJI bersama sejumlah Praktisi Hukum di salah satu gerai kopi di Kota Tembilahan, Senin (26/2/2018) malam.
 
Padahal, menurut Zainuddin Acang, salah seorang praktisi hukum, dasar pemanggilan wartawan lokal beberapa waktu lalu dan teguran yang dilayangkan belumlah jelas. Dia menuturkan, jika memang Peraturan KPU Nomor 4 tahun 2017 tentang Kampanye Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati dan/atau Walikota dan Wakil Walikota yang menjadi pedoman, maka itu tidak tepat.
 
Sedangkan, jika mengacu pada Peraturan Bawaslu Nomor 12 tahun 2017 tentang Pengawasan Kampanye Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati dan/atau Walikota dan Wakil Walikota, maka harus terlebih dahulu merekomendasikan kepada Komisi Penyiaran Indonesia untuk menghentikan penayangan iklan Kampanye di media massa elektronik dalam waktu 1 x 24 melalui gugus tugas yang telah dibentuk sebelumnya.
 
''Kita sangat menyayangkan tindakan Panwaslu yang telah memanggil dan menegur rekan wartawan. Kita tidak ingin kekeliruan seperti yang dilakukan Panwaslu terulang lagi,'' tegas Zainuddin Acang yang hadir bersama praktisi hukum lainnya, seperti Yudhia Perdana Sikumbang dan Maryanto.
 
Kekesalan semakin membuncah manakala upaya pembredelan hingga kriminalisasi dilakukan terhadap pers selaku salah satu pilar demokrasi dalam pesta demokrasi rakyat, Pilkada Serentak tahun 2018 ini. Hal tersebut, dituturkan Zainuddin Acang juga terkesan bertentangan dengan Undang - undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
 
''Seharusnya, jika memang terjadi pelanggaran oleh rekan - rekan media proses secara prosedural dan melalui jalur yang benar. Jangan seenaknya memanggil. Otoritas pemanggilan terhadap media massa tidak berada di tangan Panwaslu. Lebih lagi, pemanggilan terhadap oknum wartawannya,'' papar Zainuddin Acang.
 
Sementara itu, Ketua Panwaslu Kabupaten Inhil, Andang Yudiantoro, saat dikonfirmasi menampik tudingan upaya kriminalisasi terhadap pers itu. Menurutnya, tuduhan tersebut hanya merupakan perasaan kebencian yang tidak berdasar.
 
Andang Yudiantoro menuturkan, kata ''kriminalisasi'' itu membuat dia ngeri mendengarnya. Andang Yudiantoro mengaku, tidak berniat dan tidak berupaya sama sekali untuk melakukan kriminalisasi terhadap pers.
 
''Ada-ada saja yang ada dibenak orang kalau ada yang menuduh berpikir begitu. Apalagi saya juga orang media, maka menjadi sangat tidak mungkin lagi. Itu mungkin karena ada mendengar ada media yang dipangggil panwaslu karena tersangkut masalah Pilkada yang diduga berkampanye diluar jadwal,'' tandas Andang Yudiantoro.***
 
Reporter : Daud M. Nur
Editor   : Evi Endri

Akses gagasanriau.com Via Mobile m.gagasanriau.com
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Sabtu,18 Mei 2019 - 12:16:46 WIB

    Periksa 28 Kotak Suara: Bawaslu Pastikan KPU Rohul Tak Lakukan Pelanggaran

    Periksa 28 Kotak Suara: Bawaslu Pastikan KPU Rohul Tak Lakukan Pelanggaran GAGASANRIAU.COM, PASIRPANGARAIAN - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Riau memastikan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Rokan Hulu (Rohul) tidak melakukan pelanggaran Pemilu 2019.  
  • Kamis,02 Mei 2019 - 10:53:32 WIB

    "Boedak Melayu Riau" Gelar Diskusi Damai Pasca Pilpres

    GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Ratusan pemuda dan mahasiswa dari berbagai wilayah di Provinsi Riau yang tergabung dalam perkumpulan "Boedak Melayu Riau" menggelar diskusi sekaligus deklarasi damai pasca Pemilihan Umum (
  • Jumat,03 Mei 2019 - 06:10:58 WIB

    Calon Senator Riau Dilaporkan ke Bawaslu Riau

    Calon Senator Riau Dilaporkan ke Bawaslu Riau GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU -Seorang calon senator atau Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia dari Daerah Pemilihan (Dapil) Riau berinisial E ke Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Riau dengan tuduhan menggunakan
  • Sabtu,27 April 2019 - 06:47:13 WIB

    Bawaslu Periksa Saksi Dugaan "Money Politics" Caleg Hanura

    Bawaslu Periksa Saksi Dugaan GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Pekanbaru, Jumat (26/4/2019), memeriksa beberapa orang saksi terkait dugaan politik uang atau money politics yang diduga dilakukan salah seorang calon legisl
  • Rabu,24 April 2019 - 16:02:37 WIB

    4 PPS Kecamatan Payung Sekaki Tak Pajang Form C1

    4 PPS Kecamatan Payung Sekaki Tak Pajang Form C1 GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Kendati sudah ada himbauan dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Daerah Provinsi Riau terhadap Penyelenggara Pemungutan Suara (PPS) untuk memajangkan form C1 hasil penghitungan suara, namun ada juga
KABAR POPULER
KANTOR PUSAT:
Jl. Kertama Marpoyan Damai Perum Nusa Indah A48 Pekanbaru, Riau. 28125
Email: [email protected]
DOWNLOAD APP GAGASANRIAU.COM

  
tembilahan situspoker situspoker agenpoker daftarpoker reviewpoker pokerterbaru poker