Parah! Di Kabupaten Kuansing Karena Gizi Buruk 7 Warga ini Lumpuh


Dibaca: 554 kali 
Jumat,02 Maret 2018 - 20:02:01 WIB
Parah! Di Kabupaten Kuansing Karena Gizi Buruk 7 Warga ini Lumpuh Ilustrasi
GAGASANRIAU.COM, KUANSING - Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) ternyata mengalami wabah gizi buruk. Akibat gizi buruk tersebut 7 warga mengalami kelumpuhan.
 
 
Kejadian ini diketahui setelah adanya laporan dari masyarakat. Dimana dikatakan Camat sebagaimana dilansir dari antarariaucom, Jumat (2/3/2018) pihaknya mendapatkan laporan bahwa ada sejumlah warga yang mengalami kelumpuhan akibat kekurangan gizi, mendengar hal tersebut tim langsung meninjau lokasi untuk mendata dan memberikan pertolongan medis.
 
Mereka adalah anak-anak yang masih di bawah umur, namun ada juga yang berusia 35 tahun, tim sudah mulai memberikan bantuan medis khususnya dari Dinas Sosial Kuansing, jika terlambat diberikan bantuan khawatir berdampak lebih parah.
 
 
"Warga ini perlu dibantu untuk mendapatkan perawatan medis," kata Camat Kuantan Tengah, HM Refendi Zukman, AP di Teluk Kuantan, Jumat (2/3/2018).
 
Keterangan dari Camat, hasil pendataan ketujuh warga Jake tersebut adalah Maryatul Kaptiah (11), anak pasangan Markimin dan Suhai ini, warga pindahan dari Desa Klayang Inhu. Sebelum menderita lumpuh, dalam riwayat kesehatannya disebutkan proses imunisasi bocah ini tidak lengkap.
 
Selanjutnya adalah Winda Febrian (15) anak pasangan Darlius dan Warni. Ia pernah mengalami demam kejang ketika umur 2 tahun, Candra (35) anak pasangan Asitin dan Kasian, sebelum lumpuh, ia pernah mengalami demam kejang ketika umur 13 tahun, dan juga tidak sadarkan diri selama 44 hari.
 
"Warga lainnya adalah Ralpan (10) anak pasangan Dodi dan Sikar," terangnya.
 
 
Saat lahir, pernah divakum, namun upaya itu tidak membuahkan hasil sehingga proses kelahirannya dilakukan dengan operasi Caesar dan  Ulfa Suryani (5), anak pasangan Artika dan Iyem sempat masuk inkubator begitu lahir dan pernah mengalami kejang-kejang.
 
Alfito (7), anak keluarga Nurhayati, saat baru berusia tiga hari, ia pernah dioperasi tumor pada bagian kaki dan setelah dioperasi mengalami kejang kejang, terakhir adalah Desi (23) anak pasangan Mufri dan Herlina yang mengalami cacat sejak lahir.
 
Camat Kuantan Tengah Refendi juga menyampaikan, saat ini ketujuh warganya itu sedang dirawat di Klinik Kuantan Medika Teluk Kuantan dan menurut dokter yang merawat dikarenakan kekurangan gizi sejak lahir, bukan gizi buruk.
 
Editor Arif Wahyudi
sumber antarariaucom

Akses gagasanriau.com Via Mobile m.gagasanriau.com
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Jumat,16 November 2018 - 18:13:43 WIB

    Parah, Remaja di Inhil Paksa Anak Bawah Umur Pegang Kemaluannya

    Parah, Remaja di Inhil Paksa Anak Bawah Umur Pegang Kemaluannya GAGASANRIAU.COM, TEMBILAHAN - Seorang remaja di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) berinisial RL (26 Tahun) cabuli anak 15 tahun. Korban sebut saja Bunga (nama samaran), dipaksa buka baju dan disuruh memegang kemal
  • Kamis,15 November 2018 - 21:06:21 WIB

    Senggol Lutut Istri Orang, Pria di Inhil Ditebas Dengan Parang

    Senggol Lutut Istri Orang, Pria di Inhil Ditebas Dengan Parang GAGASANRIAU.COM, TEMBILAHAN - Seorang pria bernama Iwan warga RT 006 RW 002 Desa Kuala Patah Parang, Kecamatan Sungai Batang, Kabupaten Inhil, bersimbah darah setelah ditebas MY (22) dengan sebilah parang.
  • Rabu,14 November 2018 - 21:57:04 WIB

    Wardan Hadiri Rakornas Evaluasi P3MD 2018

    Wardan Hadiri Rakornas Evaluasi P3MD 2018 GAGASANRIAU.COM, TEMBILAHAN - Bupati Kabupaten Inhil, HM Wardan menghadiri rapat koordinasi nasional Evaluasi Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD) tahun anggaran 2018, Rabu (14/11/2018) pagi
  • Rabu,14 November 2018 - 21:52:44 WIB

    Pemuda di Inhil Diringkus Polisi Diduga Maling di Rumah Kos

    Pemuda di Inhil Diringkus Polisi Diduga Maling di Rumah Kos GAGASANRIAU.COM, TEMBILAHAN - Seorang pemuda berinisial DS (30) warga Batang Tuaka Kelurahan Tembilahan Kota, Kecamatan Tembilahan, Kabupaten Inhil ditangkap aparat diduga maling di rumah kos-kosan.
  • Rabu,14 November 2018 - 21:11:40 WIB

    Terkam Ternak Warga, Kini Harimau ini Masuk Kampung

    Terkam Ternak Warga, Kini Harimau ini Masuk Kampung GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU - Kembali harimau sumatra meneror warga Kecamatan Pulau Burung, Kabupaten Inhil, Riau. Kini hewan liar ini muncul di pumukiman bahkan berkeliran di belakang rumah warga.
KANTOR PUSAT:
Jl. Kertama Marpoyan Damai Perum Nusa Indah A48 Pekanbaru, Riau. 28125
Email: [email protected]
DOWNLOAD APP GAGASANRIAU.COM

  
tembilahan situspoker situspoker agenpoker daftarpoker reviewpoker pokerterbaru poker