Daerah

ABM: Herliyan Saleh Lalai, Rp 300 Milyar Uang Rakyat Dirampok !!!

Gagasanriau.com Pekanbaru-Aliansi Bengkalis Menggigat (ABM) menilai Bupati Kabupaten Bengkalis Herliyan Saleh telah lalai dan patut diduga mengetahui aksi tindak pidana korupsi dengan modus pencucian uang Rp.300 milyar dimana uang tersebut merupakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) daerah setempat.

"Tidak ada pengawasan (Bupati) atau pembiaran atau menyetujui terkait penyalahgunaan modal Rp. 300 miliar ke sektor lain atau tidak dipergunakan untuk membangun PLTGU (pengalihan saham ke perusahaan mesin kendaraan merk Kawasaki dan bisnis property di Bogor) sebagaimana diatur dalam Perda no.07 tahun 2012 Pasal 4"papar Sugianto memaparkan kepada Gagasanriau.com Minggu (23/11/2014).

Ditambahkan oleh Sugianto lagi, Herliyan juga tidak melakukan pengawasan atau pemberian ruang sebebas-bebasnya dalam pencairan atau penggunaan modal Rp. 300 yang berujung terjadinya proyek money laundry (pencucian uang) dan mengalirnya uang ke rekening – rekening siluman, sebagaimana dari hasil temuan PPATK ditemukan ada sekitar 45 transaksi yang mencurigakan atas kasus ini yang masuk ke rekening para pejabat Bengkalis dan pihak swasta.

"Artinya uang yang Rp. 300 miliar tadi sudah dibagi-bagi ke sejumlah orang dan hanya sebagian kecil untuk pelaksanan proyek tersebut.

Lebih jauh dipaparkan oleh Sugianto, lemahnya pengawasan atau pembiaran atas adanya kesengajaan penyalah gunaan dan atau ketidak seriusan dalam menggunakan dana Rp. 300 miliar untuk melakukan pembangunan PLTGU di Kecamatan Pinggir dan Burukbakul, karena sejak tahun 2012 hingga akhir tahun 2014 bukti fisik pembangunan PLTGU sama sekali tidak ada padahal dana sebesar Rp.300 miliar itu sudah masuk ke rekening tiga perusahaan yang dianggap sebagai anak perusahaan PT. BLJ yaitu terdiri dari PT. Sumatera Timur Energi dengan rekening nomor: 266.45.30.61 Bank BNI Pekanbaru Rp.150 miliar, pada rekening PT. Sumatera Timur Energi, Rek. No. 0189-01-000345-30.7 Bank BRI Bengkalis sebesar Rp.50 miliar dan PT. Riau Energi Tiga sebesar Rp.100 miliar.

Ady Kuswanto


[Ikuti GagasanRiau.com Melalui Sosial Media]




Tulis Komentar