Pekanbaru Darurat Keamanan? Motor Raib Saat Subuh, DPRD Senggol Aparat

Pekanbaru Darurat Keamanan? Motor Raib Saat Subuh, DPRD Senggol Aparat
Pecurian sepeda dengan cara membobol rumah terekam kamera

GAGASANRIAU.COM, PEKANBARU -- Berbagai rentetan aksi kriminalitas yang terus menghantui Kota Pekanbaru mulai memicu pertanyaan besar, masih amankah Ibu Kota Provinsi Riau ini? 

Kabar terbaru, aksi pencurian motor dengan modus bobol rumah kembali terjadi di tengah pemukiman warga, tepatnya di Jalan Lili, Kecamatan Sukajadi.

Aksi tersebut terekam kamera Closed Circuit Television (CCTV) ini memperlihatkan betapa beraninya pelaku beraksi di waktu subuh saat warga masih terlelap. Satu unit sepeda motor milik korban raib digondol pelaku dalam waktu singkat.

Anggota Komisi I DPRD Kota Pekanbaru, Aidhil Nur Putra, tak mampu menyembunyikan kekecewaannya. Ia menilai peristiwa ini merupakan tamparan keras sekaligus peringatan serius bagi aparat penegak hukum yang dinilai perlu memperketat pengawasan.

"Ini tentu menjadi perhatian bersama. Keamanan lingkungan harus diperkuat, baik melalui patroli rutin aparat maupun peran aktif masyarakat," ujar Aidhil dengan nada tegas, Senin (2/3).

Patroli Aparat Dipertanyakan

Kritik tajam meluncur menyasar efektivitas patroli keamanan di titik-titik rawan. Maraknya aksi pencurian di wilayah pemukiman dianggap sebagai bukti bahwa pengawasan masih memiliki celah besar yang dimanfaatkan oleh para pelaku kriminal.

Politisi NasDem ini mendesak adanya kolaborasi nyata antara perangkat RT/RW dengan pihak kepolisian.

Baginya, keamanan warga tidak bisa hanya mengandalkan imbauan semata tanpa ada aksi nyata di lapangan.

"Kita berharap pelakunya bisa segera ditangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku, sehingga memberi efek jera," jelas Aidhil.

Waspada Mandiri di Tengah Ancaman

Meski mendesak penguatan dari sisi aparat, Aidhil juga meminta masyarakat untuk meningkatkan "kewaspadaan mandiri". 
Mengingat modus pembobolan rumah kian nekat, warga diimbau memastikan seluruh akses masuk rumah seperti pintu dan pagar terkunci rapat.

Namun, imbauan ini seolah menegaskan kondisi ironis: warga kini harus ekstra waspada di dalam rumah mereka sendiri.

Publik kini menanti langkah konkret kepolisian untuk mengusut tuntas kasus di Jalan Lili tersebut dan menekan angka kriminalitas yang kian meresahkan di Kota Madani.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index