Daerah

UPT DKPP Bagan Sinembah Tambah Lapak Baru Buat Pedagang

Gagasanriau.com Bagan Sinembah - Guna memberi kemudahan kepada para masyarakat yang ingin berjualan hasil hortikultura di Pasar Induk Pajak Baru, Bagan Batu Kota, Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Kebersihan, Pertamanan dan Pasar (DKPP) Kecamatan Bagan Sinembah, menambah lapak atau lahan yang telah di sediakan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hilir (Rohil).

Para pedagang, meninggalkan losnya di Pasar Pajak Lama lantaran sepi pengunjung, lalu berjualan di pinggir Jalan Lintas Sumatera dan memakan badan jalan, sehingga kerap menimbulkan kemacetan di tengah kota Bagan Batu.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Gagasanriau.com, Kamis (29/1/2015) di lapangan, los yang kini telah berdiri, dikerjakan secara swadaya oleh masyarakat dan pedagang.

Kepala UPT DKPP Bagan Sinembah, H Zulkifli, saat meninjau kesiapan los yang baru itu mengatakan, lapak yang telah disiapkan oleh Pemkab Rohil itu sebelumnya memang bekas rawa-rawa sehingga lapak tersebut harus ditimbun dengan tanah untuk meratakan sekaligus dikeraskan.

"Tanah timbun yang kita masukkan untuk menimbun lahan los pasar ini lebih kurang 135 Mobil Truck Colt Diesel," katanya.

Adapun harga tanah timbun yang di beli untuk los itu kata Zulkifli lagi, sebesar Rp150 Ribu per Mobil. Namun ia menyayangkan, karena dalam pembelian itu sering terjadi kecurangan yang dilakukan oleh penjual tanah dengan mengurangi ukuran muat truk. Padahal, total dari pembelian tanah itu sebasar Rp 20.250.000 Juta.

"Kendati seperti itu dilakukan oleh si penjual tanah timbun itu, kita sudah menegurnya. Dan yang terpenting, lapak ini sudah kita buat. Jadi, tinggal memikirkan pedagang yang berjualan di Pajak Lama, berpindah ke pajak baru yang merupakan pasar yang sudah disiapkan oleh pemerintah," terangnya seraya meminta rekan-rekan wartawan membantu mereka untuk memindahkan pedagang yang berjualan di pasar pribadi itu ke pajak baru.

Reporter Herman Syach


[Ikuti GagasanRiau.com Melalui Sosial Media]




Tulis Komentar